JAKARTA - Perkembangan harga kebutuhan pokok di Jawa Timur pada Jumat, 20 Februari 2026, kembali menunjukkan dinamika yang perlu dicermati masyarakat.
Di tengah kebutuhan rumah tangga yang terus berjalan, sebagian komoditas justru mengalami penurunan harga, terutama pada kelompok protein hewani. Namun, kondisi berbeda terjadi pada sejumlah bumbu dapur yang masih mencatat tren kenaikan.
Memantau harga sembako secara rutin menjadi langkah penting bagi masyarakat untuk menjaga stabilitas pengeluaran. Perubahan harga yang terjadi hampir setiap hari dapat berdampak langsung pada anggaran belanja, terutama bagi rumah tangga dengan konsumsi harian yang tinggi.
Daftar Lengkap Harga Sembako Jawa Timur 20 Februari 2026
Berikut daftar harga rata-rata sembako di Jawa Timur yang dirangkum dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo):
Beras dan Gula
Beras premium: Rp14.913/kg
Beras medium: Rp12.964/kg
Gula kristal putih: Rp16.595/kg
Minyak Goreng
Minyak goreng curah: Rp18.831/kg
Minyak goreng kemasan premium: Rp20.362/liter
Minyak goreng kemasan sederhana: Rp17.606/liter
Minyak goreng Minyakita: Rp16.118/liter
Daging dan Telur
Daging sapi paha belakang: Rp120.183/kg
Daging ayam ras: Rp40.058/kg
Daging ayam kampung: Rp67.178/kg
Telur ayam ras: Rp29.639/kg
Telur ayam kampung: Rp46.495/kg
Susu
Susu kental manis Bendera 370 gr: Rp12.369
Susu kental manis Indomilk 370 gr: Rp12.387
Susu bubuk Bendera 400 gr: Rp41.418
Susu bubuk Indomilk 400 gr: Rp40.798
Bumbu Dapur
Bawang merah: Rp38.015/kg
Bawang putih: Rp32.398/kg
Cabai merah keriting: Rp37.236/kg
Cabai merah besar: Rp33.475/kg
Cabai rawit merah: Rp96.296/kg
Kebutuhan Lain
Garam bata: Rp1.837
Garam halus: Rp9.454/kg
Gas elpiji 3 kg: Rp19.935
Harga Turun: Daging dan Telur Lebih Terjangkau
Berdasarkan pergerakan harga harian, sejumlah komoditas mengalami penurunan. Daging sapi tercatat turun sebesar Rp250 atau 0,21 persen. Penurunan lebih besar terjadi pada daging ayam kampung yang turun Rp2.581 atau sekitar 3,70 persen. Sementara itu, telur ayam ras juga turun Rp147 atau 0,49 persen.
Penurunan harga protein hewani ini memberikan sedikit kelonggaran bagi masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan gizi keluarga sehari-hari.
Harga Naik: Cabai dan Bawang Masih Menekan Belanja
Di sisi lain, sejumlah bahan pokok justru mengalami kenaikan harga. Gas elpiji 3 kilogram naik Rp180 atau 0,91 persen. Bawang merah meningkat Rp431 atau 1,15 persen. Kenaikan paling signifikan terjadi pada cabai rawit merah yang melonjak Rp7.425 atau 8,35 persen, disusul cabai merah keriting yang naik Rp836 atau 2,30 persen.
Kenaikan harga cabai dan bawang ini berpotensi menambah beban belanja harian, mengingat kedua komoditas tersebut hampir selalu digunakan dalam masakan rumah tangga.
Faktor yang Mempengaruhi Perubahan Harga Sembako
Fluktuasi harga sembako dipengaruhi oleh berbagai faktor, mulai dari keseimbangan pasokan dan permintaan hingga kondisi cuaca. Cuaca ekstrem dan perubahan musim dapat mengganggu produksi pertanian, terutama komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang.
Selain itu, kebijakan pemerintah terkait impor, subsidi, serta distribusi barang turut memengaruhi harga di tingkat konsumen. Faktor biaya produksi, termasuk harga pupuk, bahan bakar, dan upah tenaga kerja, juga menjadi pemicu naik-turunnya harga sembako.
Masalah distribusi dan logistik, seperti keterlambatan pengiriman atau gangguan rantai pasok, dapat menyebabkan pasokan berkurang sehingga harga naik. Karena itu, harga sembako dapat berbeda di setiap wilayah dan berubah dari waktu ke waktu.
Harga yang tercantum merupakan harga rata-rata di Jawa Timur dan dapat dijadikan acuan masyarakat untuk mengatur belanja secara lebih bijak di tengah kondisi pasar yang dinamis.